Hal-Hal yang Harus Kamu Ketahui Sebelum Memasak dengan Bir
By • Friday, 9 December 2016

Memasak dengan bir merupakan kegiatan yang sama tuanya seperti meminum bir. Dua kegiatan tersebut telah dinikmati oleh banyak orang melampaui beribu-ribu tahun pembuatan bir. Pada zaman Mesir kuno, orang-orang Sumeria percaya bahwa memasak dengan bir adalah cara untuk membawa “makanan sehat” kepada orang banyak. Sekarang ini, para pecinta bir melanjutkan tradisi mencampurkan resep dengan campuran hops dan jelai (barley) ini dalam sebuah usaha untuk memperkaya dan meningkatkan santapan setiap hari.

Namun pencampuran bir dengan sebuah resep yang baik dan benar sesuai dengan tujuan harus juga mengikuti sebuah aturan, panduan−apapun sebutanmu terhadap serentetan penjelasan di bawah ini. Inilah dia beberapa hal yang harus diperhatikan ketika kamu ingin memasak dengan bir.

Kenali birmu. Ada tiga tipe bir yang biasa digunakan dalam proses pembuatan makanan. Masing-masing adalah ale, stout, lager. Dari ketiga jenis bir yang telah disebutkan, ale dan lager merupakan dua jenis bir paling sering digunakan dalam resep masakan. Stout, di lain sisi, pas untuk dicampurkan dalam resep menu santapan penutup atau yang berbahan dasar daging sapi.

Meski kebanyakan resep masakan dengan bir menggunakan tiga jenis seperti yang sudah disebutkan, tidak menutup kemungkinan kamu menemukan aturan masak lain yang menyarankan untuk memakai jenis bir selain ale, stout serta lager. Jangan takut berkreasi.

Pilihlah bir yang melengkapi dan memperkaya rasa makanan. Tipe bir yang tepat harus dipikirkan sebelum mulai memasak. Hampir mirip dengan aturan yang harus kamu perhatikan dengan wine, gunakan bir berwarna gelap untuk santapan yang kaya dan bir ringan dalam makanan yang lebih ringan.

Perkirakan level hop dan malt dalam bir pilihanmu. Malt dan hops adalah agen perasa dalam bir. Kalau levelnya lebih tinggi, tentunya rasa bir akan lebih pekat terasa dalam santapan.

Tentukan peran bir dalam santapanmu. Memperkaya rasa dari suatu hidangan bukan satu-satunya peran bir dalam kegiatan mengolah makanan. Guna bir yang lain selain memperkaya rasa adalah memperempuk daging. Ragi (yeast) dalam bir juga melengkapi resep pembuatan roti dan pankuk. Bir juga dapat bekerja sebagai agen deglazing, pengencer endapan daging dalam panci penggorengan, yang dapat mencampurkan santapan dengan bahan masakan lainnya.

Pilih brand bir yang kamu sukai. Jangan pernah memasak menggunakan bir yang tidak kamu sukai. Lalu, jangan takut untuk menggunakan bir “basi. Bir yang tidak habis semalam dan disimpan dalam kulkas dapat digunakan untuk memasak.

Ikuti petunjuk dalam resep. Mengingat bir dicampurkan untuk memperkaya rasa santapanmu, tambahkan sesuai resep. Melebihkan atau mengurangi jumlah bir dalam campuran santapan akan mengubah rasa.

Selalu jaga suhu bir sesuai temperatur ruangan sebelum memasak. Bir yang bersuhu terlalu dingin atau hangat akan berkomplikasi terhadap bahan masakan lainnya.

Setelah  memperhatikan hal-hal yang sudah disebutkan di atas, apa kamu siap memasak dengan bir? Cek sub kategori yang penuh berisi resep ini ya. Happy cooking!

LR

Via : WikiHow

Share this :