Bir Sampanye, Teman Terbaik Melewati Tahun Baru
By • Saturday, 31 December 2016
Tags :

Malam tahun baru bisa menjadi malam yang sulit bagi para pecinta bir, sebab di setiap daerah, Sampanye mendapatkan sorotan lebih ketimbang minuman bir. Namun selagi semua orang menaikkan gelas berkilauan mereka untuk bertos ria merayakan malam pergantian tahun baru bersama sampanye atau wine, dua pembuat bir Belgia menawarkan pilihan lain yang akan menyenangkan hati para pecinta bir: Bir Sampanye (Champagne beer).

Brouwerij Bosteels dan Brouwerij de Landtsheer telah membuat bir sampanye –bir dibuat dengan metode champenoise−semenjak tahun 2001. Mereka menyebarkan metode fermentasi kedua seperti kepada wine, demi membuat bir yang unik.

Jelasnya, tidak ada jus anggur dalam bir tipe ini. Bir ini dibuat dengan bahan sama seperti semua bir lainnya: air, ragi, malt, dan hops. Persoalannya ada di stylenya yang memiliki tempat khusus di dunia bir.

Bir dengan style sampanye ini dimulai dengan sebotol ale Belgia. Bir ini dikemas dalam botol berkapasitas 750 ml, dan gula serta ragi tambahan dimasukkan ke dalamnya. Kemudian botol tersebut ditutup dengan tutup botol. Sementara ragi memakan gula, proses tersebut mengeluarkan CO2 dan alkohol sebelum akhirnya ragi tersebut mati serta tenggelam ke bagian bawah botol. Butuh sekitar 3 bulan untuk fermentasinya selesai. Sementara ragi tengah melakukan tugasnya, botol-botol ditaruh secara horizontal supaya ragi yang mati terkumpul di bagian sisi botol.

Setelah ragi selesai bekerja, proses remuage kemudian dimulai. Botol-botol diputar dan diposisikan sedemikian rupa untuk beberapa minggu sampai akhirnya leher botol berada di bawah. Ragi yang mati kemudian jatuh ke leher botol.

Setelahnya, leher botol kemudian di bekukan. Botol kemudian diambil serta tutupnya dibuka. Ragi yang mati dibuang. Hasilnya adalah sebuah bir yang masih muda dan ditutup menggunakan cork.

Bir yang muncul dari semua proses itu memiliki rasa lebih kering, kadar alkohol yang tinggi,  dengan gelembung-gelembung sampanye. Kaya akan gelembung, dengan aroma sitrus dari hopsnya. Pun, bir ini memiliki rasa kering seperti sampanye, namun pada saat bersamaan manisnya mengingatkanmu akan sebuah ale Belgia.

Akhirnya! Sebuah bir kaya gelembung bagi para penikmat bir.

Tertarik membeli bir ini? Untuk informasi lebih lanjut dan pemesanannya kamu bisa mengecek bir sampanye buatan Brouwerij Bosteels di sini dan Brouwerij de Landtsheer di sini.

LR

Via : Vinepair

Share this :