Video Ini adalah Reaksi Corona Terhadap Rencana Tembok Milik Trump • BEERGEMBIRA.COM
Video Ini adalah Reaksi Corona Terhadap Rencana Tembok Milik Trump
Posted by | Saturday, 28 January 2017

Sebelum Donald Trump sah diangkat menjadi Presiden Amerika Serikat, Corona telah bereaksi keras terhadap agendanya yang menyatakan akan dibangunnya sebuah tembok besar memisahkan negara Paman Sam dengan Amerika Selatan.

Corona telah meluncurkan sebuah video iklan di Meksiko yang dapat diartikan secara harafiah sebagai “The Wall” atau “Tembok” yang bertujuan untuk menginspirasi orang-orang Meksiko demi menaklukan tantangan-tantangan dan lepas dari kekangan.

Iklan ini menampilkan Diego Luna, seorang aktor Meksiko yang membuka video dengan serentetan kalimat berbunyi, “Kita semua marah terhadap tembok yang katanya akan dibuat orang gila itu.”

Luna melompat diantara dan memanjat bangunan-bangunan berbeda sepanjang kota Meksiko. Dalam satu adegan, satu grup orang-orang Meksiko mengikuti jejak Luna memanjat tembok besar dengan menggunakan tangga.

Aktor tersebut berkomentar selagi melombat seraya berkata, “Fokuslah terhadap dirimu sendiri dan berjuanglah demi apa yang kamu mau…. Hal-hal klise ini tidak mendefinisikan kita.”

Jelas sekali jika iklan ini mengejek Trump yang sebelumnya merupakan kadidat presiden dan terus mengatakan bahwa ia ingin membangun tembok perbatasan diantara Amerika Serikat dan Mexico yang akan dibiayai oleh negara Meksiko.

Dalam pernyataannya, Corona mengatakan bahwa kampanye ini sangat berbeda dengan aplikasi mereka yang lainnya terhadap brand. Setiap orang sangat familiar dengan kampanye Corona yang ikonik namun kali ini mereka ingin menyatakan pesan yang sangat jelas kepada orang-orang Meksiko untuk menghancurkan batasan pikiran mereka dan tetap berproses. Corona berharap pesan tersebut dapat didengar tidak hanya oleh generasi orang Meksiko tapi juga oleh semua orang di penjuru dunia.

Leo Burnett Meksiko merupakan agensi kreatif dibalik iklan tersebut, yang merupakan bagian dari kampanye lebih besar bernama “Desfronterizate.”

Namun sekarang, setelah Trump sah menjadi presiden Amerika Serikat dan rencana pembangunan tembok besar yang membatasi negara Paman Sam dan Meskiko tengah berjalan, apakah pesan tersebut masih memiliki gaungnya?

 

LR

Via : Business Insider

Share this :

Comments