3 Pertanda Bir Terasa Aneh dan Alasannya
By • Monday, 29 August 2016

Terkadang ketika menyesab segelas bir kamu merasa ada sesuatu yang salah. Kamu tidak menyukainya, meski kamu tidak yakin apa alasannya. Entah itu karena preferensi indera pengecapmu atau apakah memang ada sesuatu yang salah dengan bir yang kamu minum.

Dengan banyaknya kombinasi rasa serta style bir aneh-aneh yang tersebar di pasaran belakangan ini, sangat sulit untuk mengetahui apakah kamu harus tetap meneguk minuman tersebut sampai habis atau harus menggantinya dengan bir yang lain. Oleh karena hal tersebut, kami telah merangkum beberapa ciri-ciri bir yang mulai bermutasi menjadi aneh di bawah ini.

Infeksi

Saat kamu mendapatkan aroma cuka dari sebuah bir, ini adalah tanda dari infeksi. Dalam beberapa kasus seperti pembuatan lambic, style bir Belgia, hal tersebut memang disengaja. Namun ketika aroma cuka di bir yang bukan bir Belgia? Waduh… itu pertanda yang tidak asik. Pasalnya, selain jenis bir yang disebutkan, bir tidak seharusnya memiliki rasa asam.

Rasa Obat-obatan

Rasa obat-obatan atau bau seperti plastik terbakar adalah pertanda dari phenols yang terbentuk entah dari sebuah infeksi dari ragi liar atau bakteri, atua bahkan fermentasi yang buruk.

Oksidasi

Oksidasi dapat terjadi jika sebuah bir tersimpan terlalu lama atau terkena langsung dengan oksigen pada saat pengemasan. Hal ini dapat menghasilkan beragam efek termasuk membuat rasa dan aroma bir seperti rasa kardus basah dengan rasa karamel kuat. (Ada yang sudah pernah coba rasa kardus basah?) Ewh. Ohya, warna bir yang lebih gelap atau lebih tipis dari yang seharusnya juga merupakan pertanda oksidasi lho!

Ada lagi nggak tanda-tanda bir aneh yang kamu tahu?

LR

Share this :